Pojok Baca Desa Cibeber: Menumbuhkan Jendela Dunia bagi Anak-Anak Pedesaan

Pojok Baca Desa Cibeber: Menumbuhkan Jendela Dunia bagi Anak-Anak Pedesaan

Cikalong, Tasikmalaya — Di salah satu sudut ruang publik Desa Cibeber, Kecamatan Cikalong, tampak pemandangan yang menyejukkan hati. Belasan anak-anak usia sekolah dasar tampak duduk lesehan dengan khusyuk, masing-masing memegang buku cerita bergambar dan buku pengetahuan umum. Tempat tersebut adalah Pojok Baca Desa, sebuah ruang literasi kecil yang digagas secara swadaya.

Minat baca anak-anak di daerah pedesaan sebenarnya tidak kalah tinggi dibandingkan anak-anak di perkotaan. Tantangan utamanya sering kali terletak pada keterbatasan akses untuk mendapatkan buku-buku yang menarik dan berkualitas. Menjawab tantangan tersebut, ruang baca ini hadir sebagai oase pendidikan non-formal bagi anak-anak Cibeber.

kegiatan di Pojok Baca ini tidak hanya sekadar membaca senyap. Pada akhir pekan, terkadang ada relawan dari kalangan mahasiswa atau pemuda Karang Taruna yang datang untuk mengadakan sesi storytelling (mendongeng) atau belajar menggambar bersama.

“Kami ingin anak-anak di Desa Cibeber memiliki mimpi yang luas. Lewat buku, mereka bisa melihat dunia luar meski tinggal di pelosok Tasikmalaya,” ujar koordinator pengelola Pojok Baca.

Pihak pengelola terus membuka pintu donasi bagi masyarakat luas yang ingin menyumbangkan buku-buku layak baca, khususnya buku cerita anak, ensiklopedia, dan buku keterampilan, agar koleksi di Desa Cibeber semakin beragam dan menarik minat generasi muda.