Kegigihan Kader Posyandu Desa Cibeber dalam Mewujudkan Generasi Bebas Stunting

Kegigihan Kader Posyandu Desa Cibeber dalam Mewujudkan Generasi Bebas Stunting

Cikalong, Tasikmalaya — Pagi baru saja merekah di Desa Cibeber, Kecamatan Cikalong, namun riuh suara tawa anak-anak dan obrolan hangat ibu-ibu sudah terdengar dari salah satu balai dusun. Hari itu adalah jadwal rutin pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Di garda terdepan kegiatan ini, tampak wajah-wajah ceria para kader kesehatan desa yang dengan sigap menyambut warga.

Mencegah dan menurunkan angka stunting (tengkes) tengah menjadi fokus utama Pemerintah Desa Cibeber. Sadar bahwa kesehatan anak adalah investasi masa depan, para kader Posyandu di desa ini tidak hanya menunggu warga datang. Bagi ibu hamil atau balita yang absen karena kendala jarak atau transportasi, para kader ini rela melakukan sistem jemput bola dengan berjalan kaki mendatangi rumah-rumah warga melewati pematang sawah.

Di Posyandu, selain melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi anak, para kader juga aktif memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Menariknya, PMT di Desa Cibeber memanfaatkan potensi pangan lokal yang bergizi tinggi, seperti olahan ikan air tawar, pisang, dan sayuran organik hasil kebun warga sendiri.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Desa Cibeber tumbuh sehat dan cerdas. Edukasi kepada orang tua tentang pentingnya ASI eksklusif dan pola asuh yang benar terus kami dengungkan di setiap kesempatan,” ujar salah seorang kader Posyandu senior di Cibeber.

Berkat dedikasi tanpa pamrih dari ibu-ibu kader ini, tingkat kesadaran masyarakat Desa Cibeber mengenai kesehatan ibu dan anak terus meningkat. Langkah nyata dari sudut desa ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas di daerah pinggiran bukan hambatan untuk melahirkan generasi emas yang sehat dan bebas stunting.